Qaris Tajudin adalah Direktur Tempo Institute. Qaris menerbitkan sejumlah buku, seperti Mahasati, Mahameru (keduanya adalah novel), serta Mengarungi Samudera Al-Fatihah.
Di Tempo, Qaris memulai sebagai wartawan di rubrik Internasional. Sekembalinya dari meliput perang di Afganistan, dia ditempatkan (lebih banyak) sebagai redaktur di rubrik gaya hidup. Setelah itu, Qaris menangani dua anak usaha Tempo lainnya, yaitu Matair dan kini Tempo Institute.
Penyedia kelas
Harga
Rp
0%
Rp
Topik
//=$cloudFront.$program['categories_icon'][0]
?>
Jurnalistik,Pengembangan Diri
Kelas ini akan mengajak Anda untuk memahami lebih dalam apa itu storytelling, teknik-tekniknya, dan bagaimana memanfaatkannya untuk membuat cerita para Pejuang Iklim yang menggugah
Apa yang akan dipelajari?
Tujuan Pembelajaran
Di akhir kelas, Anda diharapkan mampu menulis storytelling Pejuang Iklim yang menggugah kepedulian masyarakat untuk mengatasi krisis iklim.
Qaris Tajudin adalah Direktur Tempo Institute. Qaris menerbitkan sejumlah buku, seperti Mahasati, Mahameru (keduanya adalah novel), serta Mengarungi Samudera Al-Fatihah.
Di Tempo, Qaris memulai sebagai wartawan di rubrik Internasional. Sekembalinya dari meliput perang di Afganistan, dia ditempatkan (lebih banyak) sebagai redaktur di rubrik gaya hidup. Setelah itu, Qaris menangani dua anak usaha Tempo lainnya, yaitu Matair dan kini Tempo Institute.
Apa yang akan dipelajari?
Tujuan Pembelajaran
Di akhir kelas, Anda diharapkan mampu menulis storytelling Pejuang Iklim yang menggugah kepedulian masyarakat untuk mengatasi krisis iklim.